Skip to main content

10 contoh humor sindiran yang bisa memberikan tawa sambil memberi pesan:


Kamu Itu Spesial… dalam Cara yang Bikin Semua Orang Mau Pindah Planet

Saya rasa kamu itu harusnya nulis buku.
Judulnya:
“Cara Mengkritik Tanpa Memberi Solusi (Serta Bonus Bab: Cara Bikin Orang Emosi Diam-diam)”
Buku yang cocok dijual di toko sebelah rak buku self-healing.

Karena kamu tuh…
Selalu tahu cara bikin sesuatu jadi lebih rumit dari seharusnya.
Kayak:
“Eh ini tinggal print aja ya?”
Lalu kamu jawab:
“Kalau dipikir lebih dalam, kita perlu evaluasi dulu struktur kalimat, font-nya, dan apakah eksistensi kita sudah tepat."

Dan kamu tuh pasti tahu banyak hal.
Banyak banget.
Kecuali... cara mendengarkan.
Kamu dengar, iya. Tapi hanya untuk nyiapin jawaban, bukan untuk ngerti maksudnya.

Tapi yang paling keren itu…
Kamu selalu berhasil bikin segalanya terasa lebih dramatis.
Bikin mie meledak di microwave aja bisa jadi sinetron.
“INI SEMESTA TIDAK SETUJU DENGAN AKU!!!”

Terus wow banget sih…
Tidur 12 jam sehari?
Pasti itu bagian dari strategi hidup ala kamu:
Hindari semua masalah dengan cara mematikan kesadaran.

Dan kamu tuh paham banget…
...cara bikin orang merasa nggak berguna hanya dengan satu kalimat.
Kadang kita belum sempat jawab, eh kamu udah kasih tatapan kayak dosen nunggu jawaban UTS yang nggak pernah benar.

Kamu nggak ngeluh hari ini?
Wah, berarti kamu udah naik level.
Selamat datang di level dewa perfeksionis tanpa empati.

Dan ya, kamu tuh selalu tahu gimana caranya membuat semua orang merasa...
...lebih rendah dari kamu.
Entah kenapa, setiap kamu ngomong, rasanya kayak kita ini cuma figuran di film dokumentermu sendiri.

Tentu saja hidupmu tanpa masalah.
Karena kalau ada yang salah, kamu kan selalu tahu siapa yang bisa disalahin.
Dan jawabannya?
Bukan kamu. Selalu bukan kamu. Karena kamu sempurna.
Menurut kamu.

Kamu pasti bahagia banget ya,
punya kemampuan spesial:
nemuin kesalahan orang lain tanpa pernah nengok cermin.

Epilog:

Tapi tenang…
Kami semua belajar banyak dari kamu.

Terutama soal apa yang tidak boleh dilakukan kalau ingin punya teman.


  


  1. "Saya rasa kamu harus menulis buku, judulnya 'Cara Mengkritik Tanpa Memberi Solusi'."
  2. "Wow, kamu selalu tahu cara membuat segala sesuatu menjadi lebih rumit."
  3. "Tentu, kamu pasti tahu banyak hal—kecuali tentang bagaimana cara mendengarkan."
  4. "Kamu tuh keren banget, selalu tahu cara membuat segalanya terasa lebih dramatis."
  5. "Wow, kamu bisa tidur 12 jam sehari? Pasti itu cara jenius untuk menghindari masalah."
  6. "Kamu pasti paham banget bagaimana cara membuat orang merasa nggak berguna dengan satu kalimat."
  7. "Oh, kamu nggak ngeluh hari ini? Kamu pasti sudah mencapai tingkat kesempurnaan hidup."
  8. "Kamu selalu tahu cara membuat semua orang merasa lebih rendah dari dirimu."
  9. "Tentu, hidupmu tanpa masalah, karena kamu selalu tahu siapa yang harus disalahkan."
  10. "Kamu pasti sangat bahagia, selalu bisa menemukan kesalahan orang lain tanpa melihat dirimu sendiri."

Comments

Popular posts from this blog

"Konspirasi Konyol: Kenapa Orang Tua Selalu Bisa Menemukan Barang yang Kita Hilangkan?

  "Konspirasi Konyol: Kenapa Orang Tua Selalu Bisa Menemukan Barang yang Kita Hilangkan?" Setting: Kamar seorang pemuda berantakan. Doni , mahasiswa malas, sedang mencari kunci motornya yang hilang. Ibunya, Bu Sri , berdiri di pintu dengan ekspresi tenang. Adegan 1: Barang Hilang, Panik Melanda ( Doni mengobrak-abrik seluruh kamar, celingak-celinguk ke bawah kasur, lemari, bahkan di dalam kulkas. ) Doni: (panik) "Astaga, kunci motor gue ke mana sih?! Udah gue cari di mana-mana!" Bu Sri: (sambil melipat tangan) "Udah dicari beneran belum? Jangan-jangan matanya aja yang nggak dipake." Doni: (kesal) "Iya, udah! Masa gue harus punya mata elang buat nemuin ini kunci?!" Bu Sri: (santai) "Sini, Ibu cariin." Adegan 2: Fenomena Orang Tua Detektor ( Bu Sri masuk ke kamar, membuka laci meja dengan tenang, lalu… mengambil kunci motor yang ada di sana. ) Bu Sri: (senyum kalem, sambil menunjukkan kunci) "Nih, ada di sini." ( Doni ...

Apakah Burung Merpati Adalah Robot Mata-Mata

  "Apakah Burung Merpati Adalah Robot Mata-Mata?" Setting: Sebuah warung kopi sederhana di pinggir jalan. Ujang dan Dodi , dua sahabat yang hobi teori konspirasi, sedang ngobrol serius sambil menyeruput kopi. Adegan 1: Teori Konspirasi Dimulai ( Ujang menatap burung merpati yang bertengger di atas kabel listrik. ) Ujang: (berbisik) "Dodi, lo sadar nggak? Itu burung merpati udah dari tadi di situ, nggak gerak-gerak." Dodi: (melirik santai, lalu ngunyah gorengan) "Terus kenapa?" Ujang: (mendekat, bisik-bisik dramatis) "Gue yakin, itu bukan burung biasa. Itu… robot mata-mata!" Dodi: (ketawa sambil hampir keselek gorengan) "Hah?! Lo becanda kan?" Ujang: (serius) "Serius! Lo pikir aja, pernah nggak lo liat anak burung merpati?" Dodi: (mikir keras, lalu kaget) "Eh, iya juga ya… Merpati mah tiba-tiba gede gitu aja!" Ujang: (mengangguk yakin) "Nah! Itu karena mereka bukan lahir dari telur… tapi pabrik! Me...

Panik di ATM

  "Panik di ATM" Setting: Sebuah ruangan ATM kecil di pinggir jalan. Pak Diran , pria paruh baya yang gagap teknologi, masuk ke dalam ATM dengan penuh percaya diri. Ia mengeluarkan kartu ATM dari dompetnya, bersiap untuk tarik tunai. Adegan 1: Transaksi Dimulai ( Pak Diran memasukkan kartu ATM ke mesin dan mulai menekan tombol dengan serius. ) Pak Diran: (mumbling sambil baca layar) "Pilih bahasa… Indonesia, jelas lah! Masukkan PIN… Oke, 1-2-3-4…" (melirik ke belakang dengan curiga, takut ada yang ngintip) ( Setelah memasukkan PIN, ia memilih jumlah uang yang ingin ditarik. ) Pak Diran: "Satu juta? Wah, kayaknya kebanyakan… Lima ratus ribu aja deh… Eh, tapi cukup nggak ya buat seminggu?" (mikir lama banget, sampai orang di belakang mulai gelisah) Orang di Belakang: (batuk pura-pura, kode biar cepet) "Ehem." Pak Diran: (panik sendiri) "Iya, iya, sebentar!" (akhirnya neken tombol ‘Tarik 500.000’) Adegan 2: Kartu Hilang?! ( Mesin be...