- "Oh, tentu! Menghabiskan waktu di media sosial lebih berguna daripada belajar, kan?"
- "Wow, kamu terlambat? Pasti ada alasan luar biasa, seperti menemukan batu ajaib di jalan."
- "Tentu, saya sangat senang mendengarkan keluh kesahmu tentang hal-hal yang tidak penting."
- "Jangan khawatir, saya pasti akan menyelesaikan pekerjaan saya… setelah saya tidur selama seminggu."
- "Oh, kamu mau memberi saran? Tentu, karena semua orang tahu kamu adalah ahli dalam segala hal."
- "Wah, makan cepat itu pasti cara tercepat untuk menjadi model kesehatan, ya?"
- "Oh iya, karena menunda pekerjaan selalu membawa hasil yang luar biasa."
- "Saya suka bagaimana kamu selalu punya alasan untuk setiap kegagalan, itu sangat menginspirasi."
- "Oh, tentu, bekerja lebih keras itu overrated. Mari kita semua menjadi profesional dalam bermalas-malasan!"
- "Wow, kamu nggak tahu apa-apa tentang topik ini? Sungguh kejutan besar!"
"Konspirasi Konyol: Kenapa Orang Tua Selalu Bisa Menemukan Barang yang Kita Hilangkan?" Setting: Kamar seorang pemuda berantakan. Doni , mahasiswa malas, sedang mencari kunci motornya yang hilang. Ibunya, Bu Sri , berdiri di pintu dengan ekspresi tenang. Adegan 1: Barang Hilang, Panik Melanda ( Doni mengobrak-abrik seluruh kamar, celingak-celinguk ke bawah kasur, lemari, bahkan di dalam kulkas. ) Doni: (panik) "Astaga, kunci motor gue ke mana sih?! Udah gue cari di mana-mana!" Bu Sri: (sambil melipat tangan) "Udah dicari beneran belum? Jangan-jangan matanya aja yang nggak dipake." Doni: (kesal) "Iya, udah! Masa gue harus punya mata elang buat nemuin ini kunci?!" Bu Sri: (santai) "Sini, Ibu cariin." Adegan 2: Fenomena Orang Tua Detektor ( Bu Sri masuk ke kamar, membuka laci meja dengan tenang, lalu… mengambil kunci motor yang ada di sana. ) Bu Sri: (senyum kalem, sambil menunjukkan kunci) "Nih, ada di sini." ( Doni ...

Comments
Post a Comment