Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Humor Sehari-hari

Konspirasi Konyol: Apakah Kucing Diam-diam Ingin Menguasai Dunia?

  Konspirasi Konyol: Apakah Kucing Diam-diam Ingin Menguasai Dunia? Bukti-buktinya Terlalu Jelas! 1. Mereka Bisa Tidur di Mana Saja dan Tetap Terlihat Berkelas Pernah lihat manusia tidur di sembarang tempat dan tetap terlihat elegan? Tidak ada. Kalau manusia tidur di kursi, hasilnya mirip pesawat jatuh. Tapi kucing? Mereka bisa tidur di wastafel, di atas TV, bahkan di atas kepala kita—dan tetap terlihat seperti bangsawan abad ke-18. 2. Mereka Punya Bahasa Rahasia Pernah perhatikan bagaimana kucing saling tatap-tatapan lama, lalu tiba-tiba salah satu pergi begitu saja? Itu jelas komunikasi tingkat tinggi. Bisa jadi mereka sedang menyusun strategi kudeta global. 3. Mereka Mengontrol Manusia dengan Tatapan Hipnotis Tatapan kucing bisa membuat manusia melakukan hal-hal yang tidak masuk akal. Kamu bisa datang dengan niat kerja, tapi begitu melihat kucingmu meringkuk manis, tiba-tiba kamu sudah tiga jam rebahan sambil membelainya. 4. Mereka Mempunyai Pasukan di Seluruh Dunia Kucing liar ...

Ketika Ngantuk vs. Tugas

(Adegan: Seorang mahasiswa duduk di depan laptop dengan mata merah dan kantung mata tebal. Di satu sisi meja ada setumpuk tugas, di sisi lain ada bantal empuk yang tampak menggoda.) Mahasiswa: (mengusap wajah) Oke, fokus! Tugas ini harus selesai malam ini. (menatap layar laptop) Ayo otak, bekerja sama! Ngantuk: (muncul dalam wujud bayangan samar) Hei… tidurlah sebentar… hanya lima menit saja… Mahasiswa: (menggeleng cepat) Tidak! Aku harus menyelesaikan tugas ini! Aku pejuang akademik! Tugas: (muncul dengan setumpuk kertas) Betul! Aku ada deadline, kalau nggak selesai, nilai kamu melayang! Ngantuk: Tapi kamu lelah… kalau kamu tidur sebentar, otakmu bisa bekerja lebih baik nanti… Mahasiswa: (mendekat ke bantal, lalu terlonjak sadar) Tidak, tidak! Aku harus kuat! Tugas: (mengetuk-ngetuk kepala mahasiswa) Jangan dengarkan dia! Kalau tugas ini selesai, kamu bisa tidur nyenyak tanpa beban! Ngantuk: (berbisik) Tapi kalau kamu tidur sekarang, kamu bisa mimpi indah… Mahasiswa: (menatap...

Parodi Motivasi

(Adegan: Seorang motivator berdiri di panggung, dengan ekspresi penuh semangat. Di hadapannya, audiens duduk dengan penuh harapan.) Motivator: Teman-teman, hari ini kita akan membahas prinsip hidup yang sangat penting! "Jangan menunda pekerjaan… kecuali kalau itu pekerjaan yang bisa ditunda dengan aman!" (Audiens terdiam, beberapa mulai mengerutkan dahi.) Motivator: Serius! Kenapa harus buru-buru kalau besok masih ada waktu? Kalau hari ini bisa santai, kenapa harus stres? Hidup itu soal keseimbangan! (Seorang peserta mengangkat tangan.) Peserta 1: Tapi, bukankah kalau kita menunda pekerjaan, nanti jadi menumpuk? Motivator: Benar! Makanya, tunda dengan strategi! Jangan semuanya ditunda, cukup yang nggak mendesak. Yang penting, kalau nanti mepet, kita punya alasan kuat: "Saya bekerja lebih baik di bawah tekanan!" (Audiens mulai tertawa.) Peserta 2: Tapi kalau kebiasaan menunda terus, nanti jadi kebiasaan buruk dong? Motivator: Nah, itulah sebabnya kita harus tah...

Ketika Dompet Berbicara

  (Adegan: Seorang pria duduk di sofa, membuka dompetnya dengan penuh harapan, lalu menghela napas panjang.) Pria: (mengintip dompet) Hmm... ayo, tunjukkan keajaibanmu! Dompet: (dengan suara berat) Bro, sabar ya... tanggal gajian masih lama... Pria: (terkejut) Hah?! Dompetku bisa ngomong?! Dompet: Ya, demi menyelamatkanmu dari patah hati setiap kali membukaku kosong. Pria: Tapi... aku lapar! Bisa nggak sih, kamu tiba-tiba munculin uang? Dompet: (tertawa) Haha, gue dompet, bukan kantong Doraemon, bro! Pria: (memeriksa saku) Mungkin ada uang nyelip di celana... Dompet: Percuma, gue udah ngecek tadi. Nihil. Pria: Ya Tuhan, ini cobaan. Mungkin di rekening masih ada... Dompet: (menghela napas) Kalau saldo di rekeningmu bisa menangis, dia pasti sudah banjir air mata sekarang. Pria: Aduh... terus aku harus makan apa? Dompet: Ya, mulai dari sekarang belajarlah berhemat, bro. Ingat, tanggal gajian masih jauh, tapi mie instan selalu dekat di hati. Pria: (menatap dompet dengan ha...