Skip to main content

Edisi: Dari WC Umum Sampai Buaya Muslim

1. Edisi: Dari WC Umum Sampai Buaya Muslim

Terkadang hidup terlalu serius. Deadline menumpuk, tugas kuliah seperti tak berujung, dan grup WhatsApp keluarga penuh pesan yang gak penting. Nah, supaya hidupmu tetap waras, yuk istirahat sejenak dan baca CERCU – Cerita Lucu khas kampung tapi berasa global!

🚽 Hati-hati di WC Umum!

Waktu itu saya lagi dalam perjalanan ke Makassar. Karena perut mulai gelisah, kami pun singgah di sebuah WC umum di SPBU (Pertamina). Begitu masuk ke dalam bilik dan duduk manis... tiba-tiba dari bilik sebelah terdengar suara:

“Halo, apa kabar bro?”

Saya agak bingung. Siapa juga yang ngajak ngobrol di tempat sakral seperti ini? Tapi karena saya orangnya masih punya sopan santun, saya jawab pelan:

“Kabar baik…”

Eh, nggak lama kemudian dia tanya lagi:

“Lagi apa nih, bro?”

Waduh! Ini orang nganggur atau gimana sih? Dengan nada agak kesal, saya jawab:

“Ya ngapain lagi, bro? Sama kayak kamu lah!”

Belum sempat saya selesaikan urusan perut, dia lanjut lagi:

“Boleh nggak saya main ke tempat kamu? Tapi kamu jangan ke mana-mana ya!”

Nah lho! Saya mulai merasa ini obrolan makin absurd. Saya jawab dengan nada lebih tinggi:

“Mau ngapain ke tempat saya?!”

Dan dia, dengan nada enteng:

“Silaturahmi aja…”

Astaga. Saya langsung putuskan untuk akhiri drama ini:

“Maaf, saya masih sibuk!”

Beberapa detik kemudian, suara dari bilik sebelah terdengar agak jengkel:

“EH, SUDAH DULU YA, NANTI SAYA TELEPON KAMU LAGI!
DI SEBELAH SAYA ADA ORANG ANEH YANG NGEJAWABIN SEMUA PERTANYAAN SAYA BUAT KAMU!!”

💀 Ya Allah... ternyata dia lagi teleponan dari tadi!
Saya buru-buru selesai dan keluar sambil nahan malu.

=====================================================

2. 🏫 Kentut dalam Rapat Guru

Di tengah rapat guru yang super serius dan hening...
Tiba-tiba... BRUUUTT!!

Satu suara kentut membuyarkan segalanya. Tapi reaksi para guru sungguh luar biasa:

  • Guru Biologi: "Ini proses alami tubuh untuk bertahan hidup."

  • Guru PKN: "Ciri khas bangsa kita: suka menahan... sampai meledak!"

  • Guru Fisika: "Energi kecil, efek besar. Hukum kekekalan kentut!"

  • Guru Seni Musik: "Tadi itu jelas bernada F mayor."

  • Guru Bahasa Indonesia: "Aromanya… sulit digambarkan dengan kata-kata."

  • Guru Agama: "Mohon wudhu diulang kembali."

  • Guru Geografi: "Arah baunya mengikuti hembusan angin barat daya."

  • Guru Kimia: "Itu jelas H₂S! Gas beracun dari dalam!"

  • Guru Ekonomi: "Pengeluaran kecil, dampaknya besar!"

  • Guru Matematika: "Baunya tak bisa dikali, tapi bisa dibagi."

  • Guru Sosiologi: "Ini termasuk perilaku menyimpang."

  • Guru Sejarah: "Perang dunia juga bisa bermula dari hal sepele seperti ini."

  • Guru Olahraga: "Umpan silang dari dalam... tendangan bebas yang meledak!"

Dan akhirnya...

KEPALA SEKOLAH (teriak):
"KURANG AJAAAARRRR!! RAPAT BUBAR!!!"

Semua guru pulang... dalam keadaan trauma bau.

========================================================

3. 🐐🐃🐷 Kisah Kambing, Rusa, dan Babi Menyeberang Sungai

Di sebuah hutan, seekor kambing, rusa, dan babi ingin menyeberangi sungai. Yang mereka tidak tahu: di sungai itu ada buaya-buaya lapar sedang menunggu mangsa.

  • Pertama, kambing menyeberang. Tanpa ampun, langsung disantap!

  • Lalu rusa menyusul. Hasilnya sama: langsung dilahap habis!

  • Terakhir, babi menyeberang dengan takut-takut. Tapi aneh... buaya hanya melotot dan tak menyerang.

Babi pun bertanya:

“Lho, kok aku nggak dimakan?”

Buaya menjawab santai:

“Maaf bro… kami buaya MUSLIM.” 😇

🤣 Penutup: Ketawa Itu Vitamin Jiwa

Semoga cerita-cerita ini bisa bikin kamu senyum-senyum sendiri. Terkadang, hidup gak perlu terlalu dipikirin serius-serius amat. Karena tertawa itu gratis dan efek sampingnya bikin awet muda.

Kalau kamu suka cerita CERCU seperti ini, boleh banget dishare ke teman-teman. Siapa tahu, kamu baru aja nyelametin satu jiwa dari stres harian!

Sampai ketemu di CERCU berikutnya!
Ketawa terus... sampai pensiun! 😄

✍️ CatatanDigitalNasir
Cerita kampung rasa global – dari WC umum sampai buaya penuh adab.

cerlu (CERITA LUCU): OBAT GALAU ITU HUMOR (funnyceritalucu.blogspot.com) 

Comments

Popular posts from this blog

"Konspirasi Konyol: Kenapa Orang Tua Selalu Bisa Menemukan Barang yang Kita Hilangkan?

  "Konspirasi Konyol: Kenapa Orang Tua Selalu Bisa Menemukan Barang yang Kita Hilangkan?" Setting: Kamar seorang pemuda berantakan. Doni , mahasiswa malas, sedang mencari kunci motornya yang hilang. Ibunya, Bu Sri , berdiri di pintu dengan ekspresi tenang. Adegan 1: Barang Hilang, Panik Melanda ( Doni mengobrak-abrik seluruh kamar, celingak-celinguk ke bawah kasur, lemari, bahkan di dalam kulkas. ) Doni: (panik) "Astaga, kunci motor gue ke mana sih?! Udah gue cari di mana-mana!" Bu Sri: (sambil melipat tangan) "Udah dicari beneran belum? Jangan-jangan matanya aja yang nggak dipake." Doni: (kesal) "Iya, udah! Masa gue harus punya mata elang buat nemuin ini kunci?!" Bu Sri: (santai) "Sini, Ibu cariin." Adegan 2: Fenomena Orang Tua Detektor ( Bu Sri masuk ke kamar, membuka laci meja dengan tenang, lalu… mengambil kunci motor yang ada di sana. ) Bu Sri: (senyum kalem, sambil menunjukkan kunci) "Nih, ada di sini." ( Doni ...

Apakah Burung Merpati Adalah Robot Mata-Mata

  "Apakah Burung Merpati Adalah Robot Mata-Mata?" Setting: Sebuah warung kopi sederhana di pinggir jalan. Ujang dan Dodi , dua sahabat yang hobi teori konspirasi, sedang ngobrol serius sambil menyeruput kopi. Adegan 1: Teori Konspirasi Dimulai ( Ujang menatap burung merpati yang bertengger di atas kabel listrik. ) Ujang: (berbisik) "Dodi, lo sadar nggak? Itu burung merpati udah dari tadi di situ, nggak gerak-gerak." Dodi: (melirik santai, lalu ngunyah gorengan) "Terus kenapa?" Ujang: (mendekat, bisik-bisik dramatis) "Gue yakin, itu bukan burung biasa. Itu… robot mata-mata!" Dodi: (ketawa sambil hampir keselek gorengan) "Hah?! Lo becanda kan?" Ujang: (serius) "Serius! Lo pikir aja, pernah nggak lo liat anak burung merpati?" Dodi: (mikir keras, lalu kaget) "Eh, iya juga ya… Merpati mah tiba-tiba gede gitu aja!" Ujang: (mengangguk yakin) "Nah! Itu karena mereka bukan lahir dari telur… tapi pabrik! Me...

Panik di ATM

  "Panik di ATM" Setting: Sebuah ruangan ATM kecil di pinggir jalan. Pak Diran , pria paruh baya yang gagap teknologi, masuk ke dalam ATM dengan penuh percaya diri. Ia mengeluarkan kartu ATM dari dompetnya, bersiap untuk tarik tunai. Adegan 1: Transaksi Dimulai ( Pak Diran memasukkan kartu ATM ke mesin dan mulai menekan tombol dengan serius. ) Pak Diran: (mumbling sambil baca layar) "Pilih bahasa… Indonesia, jelas lah! Masukkan PIN… Oke, 1-2-3-4…" (melirik ke belakang dengan curiga, takut ada yang ngintip) ( Setelah memasukkan PIN, ia memilih jumlah uang yang ingin ditarik. ) Pak Diran: "Satu juta? Wah, kayaknya kebanyakan… Lima ratus ribu aja deh… Eh, tapi cukup nggak ya buat seminggu?" (mikir lama banget, sampai orang di belakang mulai gelisah) Orang di Belakang: (batuk pura-pura, kode biar cepet) "Ehem." Pak Diran: (panik sendiri) "Iya, iya, sebentar!" (akhirnya neken tombol ‘Tarik 500.000’) Adegan 2: Kartu Hilang?! ( Mesin be...