Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2024

Salah Sangka, Ternyata Bukan Suara Kuntilanak tapi Tikus di Dapur

  Salah Sangka, Ternyata Bukan Suara Kuntilanak tapi Tikus di Dapur Narator: Malam itu, rumah Pak Darmo mendadak mencekam. Suara misterius terdengar dari arah dapur. "Hihihihi... hihihihi..." Suaranya kecil, tapi cukup membuat bulu kuduk berdiri. Pak Darmo: (duduk di ruang tamu, gemetaran sambil memegang sapu) "Bu! Bu Sri! Kamu denger nggak suara itu?" Bu Sri: (keluar dari kamar dengan wajah mengantuk) "Apaan sih, Pak? Tengah malam gini malah ribut." Pak Darmo: "Itu, Bu! Dari dapur! Suara cekikikan! Jangan-jangan... kuntilanak!" Bu Sri: (mengerutkan dahi) "Pak, jangan ngawur. Kuntilanak mana mau mampir ke dapur kita yang sumpek gitu." Pak Darmo: "Tapi bener, Bu! Suaranya serem banget! Nggak percaya, ayo ikut aku ke dapur!" Narator: Dengan penuh keberanian yang setengah hati, Pak Darmo dan Bu Sri menuju dapur. Pak Darmo membawa sapu sebagai senjata, sementa...

Interview Paling Gagal Dalam Sejarah Kehidupan Alien

  Interview Paling Gagal Dalam Sejarah Kehidupan Alien Adegan 1: Kedatangan Alien untuk Wawancara Kerja Di sebuah kantor modern, Pak Andi, seorang manajer HRD, sedang menunggu kandidat terakhir untuk wawancara kerja. Tiba-tiba, seorang alien dengan kulit biru dan tiga mata masuk ke ruangan. Pak Andi: (tercengang) Eh, Anda siapa? Alien: (membuka map) Saya Zorg dari galaksi Andromeda. Saya di sini untuk wawancara posisi data analyst. Pak Andi: (berusaha tenang) O-oke... silakan duduk, Zorg. Alien duduk dengan posisi aneh, melipat kaki ke belakang kepala. Pak Andi: (bingung) Emm... itu nyaman? Alien: Sangat nyaman. Di planet kami, ini adalah etika duduk resmi. Adegan 2: Pertanyaan Pembuka Pak Andi mencoba mengalihkan perhatian dengan memulai wawancara. Pak Andi: Jadi, Zorg, apa yang membuat Anda tertarik dengan posisi ini? Alien: Saya memiliki pengalaman menganalisis pola orbit bintang dan pergerakan asteroid selama 500 ta...

Ketika Hantu Jadi Bagian dari Grup WhatsApp Warga

  Ketika Hantu Jadi Bagian dari Grup WhatsApp Warga Adegan 1: Kejadian Aneh di Grup Grup WhatsApp warga komplek "Komplek Bahagia" biasanya penuh dengan obrolan tentang jadwal ronda, pengumuman arisan, dan keluhan soal sampah. Namun, suatu malam, sebuah pesan aneh muncul. Hantu: "Halo, warga. Saya penghuni lama di komplek ini. Boleh ikut gabung ngobrol?" Bu Ratna: (membalas cepat) "Penghuni lama? Kok saya nggak kenal ya?" Hantu: "Mungkin karena saya sudah tinggal di sini sejak tahun 1800-an." Pak Dodi: "Hah?! 1800-an? Ini siapa yang lagi iseng? Jangan bikin hoaks di grup ya!" Hantu: "Saya serius. Saya hantu di rumah kosong nomor 13." Adegan 2: Reaksi Warga Grup langsung ramai. Semua warga berebut mengetik pesan. Bu Susi: "Ya ampun, beneran hantu? Kok bisa gabung ke grup ini?" Hantu: "Saya memanfaatkan sinyal WiFi rumah Pak Andi. Sinyalnya kuat samp...

CERITA LUCU / Kisah Pagar Rumah yang Tiba-tiba Jadi Tempat Curhat Orang Asing

  Kisah Pagar Rumah yang Tiba-tiba Jadi Tempat Curhat Orang Asing Adegan 1: Pagar Rumah yang Tenang Di sebuah kompleks perumahan, pagar rumah milik Pak Jono dikenal biasa-biasa saja. Tidak ada yang istimewa, hanya pagar besi hitam dengan sedikit karat di sana-sini. Namun, hari itu, sesuatu yang aneh mulai terjadi. Pak Jono: (duduk di teras sambil menyeruput kopi) Ah, pagi yang damai. Pagar juga kelihatan tenang, seperti biasa. Tiba-tiba, seorang pemuda dengan wajah lesu berdiri di depan pagar. Pemuda: (berbicara ke pagar) Kenapa sih, hidup ini susah banget? Aku udah kerja keras, tapi tetap aja dia nggak mau balikan. Pak Jono: (melongo) Hah? Anak muda, kamu ngomong sama siapa? Pemuda: (kaget) Oh, maaf, Pak. Saya lagi curhat sama pagar ini. Kelihatannya kok bijak, ya. Pak Jono: (menggaruk kepala) Pagar saya bijak? Baru tahu saya. Adegan 2: Fenomena Pagar Curhat Keesokan harinya, Pak Jono kembali mendapati pemandangan aneh. Kali...

Robot Masa Depan yang Kebingungan Soal Makanan Tradisional

  Robot Masa Depan yang Kebingungan Soal Makanan Tradisional Adegan 1: Kedatangan Robot Masa Depan Di sebuah rumah makan khas Nusantara, Bu Siti sedang sibuk melayani pelanggan. Tiba-tiba, sebuah robot canggih dengan bodi mengkilap masuk ke rumah makannya. Robot: Selamat siang, manusia. Saya RX-5000, dikirim dari masa depan untuk mempelajari kebudayaan manusia, termasuk makanan tradisional. Bu Siti: (terkejut) Wah, tamu dari masa depan? Silakan duduk, mau pesan apa? Robot: Saya akan mencoba semua menu tradisional di sini untuk analisis data. Apa itu "nasi pecel"? Bu Siti: (tertawa) Nasi pecel itu nasi dengan sayuran rebus dan sambal kacang. Mau coba? Robot: Sambal kacang? Apakah itu bentuk energi baru? Bu Siti: (menggeleng) Bukan, itu saus pedas dari kacang tanah. Biar saya ambilkan dulu. Adegan 2: Reaksi Lucu Robot Bu Siti membawa seporsi nasi pecel dan meletakkannya di depan RX-5000. Robot mulai menganalisis makanan ...

Kompetisi Karaoke Tanpa Sengaja di Kompleks Perumahan

  Kompetisi Karaoke Tanpa Sengaja di Kompleks Perumahan Adegan 1: Awal Masalah Di sebuah kompleks perumahan yang biasanya tenang, Bu Rina memutuskan untuk membeli set karaoke baru. Malam itu, ia mencoba alat barunya dengan penuh semangat. Bu Rina: (bernyanyi keras) "Bila kau cinta, jangan katakan..." Tetangganya, Pak Budi, yang sedang nonton TV di rumah, merasa terganggu. Pak Budi: (mengomel) Apa-apaan ini, malam-malam karaoke? Suara kayak gitu kok percaya diri banget. Pak Budi pun menyalakan set karaokenya sendiri, dengan volume maksimal, membalas lagu Bu Rina. Pak Budi: (bernyanyi) "Karena aku cinta, kau pun cinta..." Bu Rina: (menghentikan nyanyiannya) Eh, siapa itu yang berani duet sama saya? Adegan 2: Kompetisi Dimulai Tiba-tiba, tetangga lain, Pak Johan, yang tak mau kalah, juga menyalakan karaokenya. Pak Johan: (berteriak) Kalau mau karaokean, jangan lupa yang pakai nada tinggi dong! (bernyanyi) ...

Percakapan Kocak Antara Alien dan Manusia di Warung Kopi

  Percakapan Kocak Antara Alien dan Manusia di Warung Kopi Adegan 1: Pertemuan Tak Terduga Di sebuah warung kopi pinggir jalan, Pak Udin, pemilik warung, sedang melayani pelanggan. Malam itu, seorang pria bernama Doni masuk, diikuti oleh sosok aneh dengan kepala besar dan kulit hijau. Pak Udin: (mengamati Alien) Eh, Doni, itu siapa temanmu? Kostum cosplay baru? Doni: (berbisik) Bukan cosplay, Pak Udin. Dia alien beneran. Pak Udin: (terdiam sejenak) Hah? Alien? Yang kayak di film-film? Alien: (mengangkat tangan seperti memberi salam) Beep bop. Eh, maksud saya, halo manusia. Saya datang dengan damai. Pak Udin: (kaget) Astaga! Beneran bisa ngomong?! Mau pesan apa? Alien: Saya mau mencoba... kopi hitam, seperti yang disebut di sinyal TV intergalaksi. Pak Udin: (tertawa) Wah, alien juga nonton iklan kopi? Baiklah, tunggu sebentar. Adegan 2: Percakapan Dimulai Pak Udin menyajikan kopi untuk Doni dan si Alien. Mereka duduk ...

Autocorrect, Penyebab Banyak Salah Paham di Grup WhatsApp

  Autocorrect, Penyebab Banyak Salah Paham di Grup WhatsApp Adegan 1: Grup Keluarga Sebuah grup WhatsApp keluarga sedang ramai membahas rencana arisan keluarga minggu depan. Di layar ponsel, pesan-pesan terus bermunculan. Tante Lina: Minggu depan kita arisan di rumah siapa ya? Om Budi: Di rumah aku aja, tapi bawa makanan masing-masing ya! Bu Dewi: Setuju, Om Budi. Aku bawa bakso. Pak Heri: Aku bawa tahu isi. Andi: Aku bawa... mantan! Eh, maksudku MARTABAK! (Grup langsung hening beberapa detik, lalu muncul banyak pesan balasan.) Tante Lina: Andi, jangan bikin drama ya! Mantan kamu kan udah nikah. Om Budi: Wah, ini arisan keluarga atau reuni? Andi: (panik) Aduh, maksudku martabak, bukan mantan! Autocorrect nih! Adegan 2: Grup Teman Kantor Di grup WhatsApp kantor, para pegawai sedang membahas tugas penting yang harus selesai sebelum deadline. Pak Anton: Jangan lupa, laporan harus selesai hari ini. Bu Rina: Siap, Pa...