Skip to main content

Posts

🎭 “Anak Kecil dan Pertanyaannya yang Mematikan”

🎭 “Anak Kecil dan Pertanyaannya yang Mematikan” Karakter: • Bima – Anak 6 tahun, polos, jujur, dan sangat ingin tahu. Tidak tahu batas. • Om Roni – Om-om single, umur 35+, target utama pertanyaan polos. • Tante Sari – Ibu muda, cantik, santun, tapi sering jadi korban “serangan jujur”. • Narator – Suara latar yang mengomentari kejadian seperti acara dokumenter alam liar. [Adegan 1 – Di Ruang Keluarga, Suasana Santai] (Om Roni sedang main HP, Tante Sari sedang ngopi, Bima main balok sambil lirik-lirik.) Bima (tiba-tiba nanya): Om Roni... Om kok belum nikah sih? Apa karena Om suka tidur sendirian? (Tante Sari tersedak kopi. Om Roni freeze.) Om Roni (gugup): Eh... ya, Om... emm... Om lagi nabung buat pesta nikah, Bim... Bima (serius): Tapi kan Om udah tua. Kalo pesta nunggu lagi... yang dateng ntar tinggal 3 orang. Narator: Dan itulah serangan pertama: Pertanyaan polos dengan efek gempuran ke harga diri. [Adegan 2 – Masih di Ruang Tamu, 5 Menit Kemudian] (Tante Sari mengalihkan topik, t...

Ketika Istri Minta Dibeliin Sesuatu, Tapi Bilangnya ‘Terserah’

  🎭 "Ketika Istri Minta Dibeliin Sesuatu, Tapi Bilangnya ‘Terserah’" Karakter: ·          Rina (Istri) – Lembut, misterius, tapi memiliki kekuatan “terserah” yang membingungkan semesta. ·          Anton (Suami) – Berniat baik, tapi sering terjebak di wilayah penuh jebakan emosional bernama “kata-kata istri”. ·          Narator – Suara latar sarkastik dan penuh kebijaksanaan rumah tangga.   [Adegan 1 – Di Rumah, Sabtu Siang] (Rina duduk di sofa sambil scroll HP. Anton baru saja duduk setelah cuci mobil.) Rina: Yang... aku lagi pengen sesuatu deh... Anton (langsung siaga): Apa tuh? Cokelat? Ayam geprek? Sebut aja, aku beliin! Rina: Hmm... terserah aja deh... (Anton langsung freeze seperti Wi-Fi putus.) Narator: Dan inilah kalimat yang membuat 89% suami di Indonesia diam membisu: "Terserah."   [Adegan 2 – Anton Mulai M...

MISI RAHASIA: MEMBUKA BUNGKUS PERMEN DI MALAM HARI TANPA KETAHUAN

  🎭 “MISI RAHASIA: MEMBUKA BUNGKUS PERMEN DI MALAM HARI TANPA KETAHUAN” Karakter: ·          Rian – Tokoh utama, ingin makan permen diam-diam tengah malam. Jiwanya setengah ninja, setengah lapar. ·          Ibu – Sosok yang punya pendengaran ultra-sensitif dan radar anti-gula di malam hari. ·          Narator – Suara latar dramatis, bergaya film aksi/mata-mata. ·          Kucing (opsional) – Jadi pengalih perhatian atau ikut bikin misi kacau.   [Adegan 1 – Tengah Malam, Rumah Hening] (Lampu padam. Semua orang tidur. Jam digital menunjukkan pukul 00:31.) Narator (suara tegang): Dalam dunia yang penuh bahaya, hanya satu anak muda yang berani melawan aturan... Makan permen jam 12 malam. Inilah... Misi Rahasia: Operasi Permen Tengah Malam. (Rian mengendap-endap ke dapur. Pelan, dramatis. Musik t...

🎭 "Balada Remote TV yang Selalu Hilang"

  🎭 "Balada Remote TV yang Selalu Hilang" Karakter: ·          Ibu – Sabar, rajin, tapi bisa jadi detektif saat remote hilang. ·          Ayah – Sok tenang, sok tahu lokasi remote, tapi 80% salah. ·          Rara – Anak remaja, pemilik hak veto atas semua channel. ·          Dito – Adik kecil, sering dicurigai, padahal polos. ·          Narator – Suara latar nyinyir yang membocorkan rahasia tiap tokoh.   [Adegan 1 – Ruang Keluarga, Pagi Hari] (TV menyala menampilkan layar biru. Semua orang di ruang tamu. Tapi… remote tidak terlihat.) Ibu (Tangan di pinggang) Oke. Siapa yang terakhir megang remote? Rara (Belaga sibuk pegang HP) Bukan aku, Bu. Terakhir kayaknya Ayah. Ayah (Harap-harap cemas) Lho, masa saya? Kan saya tidur dari tadi sore. Dito ...

"Suami Disuruh Pilih Gorden, Hasilnya Bencana"

🎭   "Suami Disuruh Pilih Gorden, Hasilnya Bencana" Karakter: ·          Maya – Istri yang perfeksionis, stylish, dan percaya suaminya “bisa disuruh belanja hal simple.” ·          Doni – Suami polos, sok yakin, tidak tahu bedanya gorden dan taplak meja. ·          Penjual Gorden – Ramah, tapi pasrah. ·          Narator – Menjelaskan isi hati para tokoh dengan gaya nyinyir.   [Adegan 1 – Di Rumah] (Maya duduk di sofa sambil scroll Pinterest. Doni baru bangun, masih pakai kaus tidur.) Maya: Sayang, kita ganti gorden ruang tamu, yuk. Doni: (garuk-garuk kepala) Oke. Warna apa? Maya: Yang netral, elegan, klasik, tapi nggak membosankan. Pokoknya cocok sama tone ruang tamu, ya. Doni: (ngangguk yakin) Tenang, serahkan pada ahlinya. Narator: Dan di sinilah letak kesalahan terbesar dalam...