Ketika Nur Mengaku Hamil — Sebuah Kisah di Balik Suara Hati dan Sakit Perut Siang itu suasana rumah keluarga kecil di pinggiran kota masih sepi. Hanya ada suara kipas angin berdetak pelan di ruang tengah. Di dapur, sang ibu sedang sibuk menghangatkan makanan kesukaan anaknya: sayur asem, tempe goreng, dan sambal terasi yang bikin mata berkaca-kaca bahkan sebelum dimakan. Tiba-tiba dari kamar muncullah sosok remaja laki-laki dengan ekspresi cemas. Dia adalah Nurdin , atau yang biasa dipanggil Nur oleh keluarga dan teman-teman dekatnya. Nama yang awalnya diberikan sang ibu karena terinspirasi dari ayat-ayat suci, tapi karena Nurdin punya sisi feminim yang kuat, nama panggilan itu lebih cocok dipakai untuk menyesuaikan ekspresi dirinya sehari-hari. Adegan Pembuka: Sebuah Pengakuan Mengejutkan “ Ma, Ayah ke mana ya? ” tanya Nur sambil berdiri di ambang pintu dapur. Sang ibu menoleh tanpa terlalu memikirkan raut wajah si anak. “ Ayah ke Cengkareng. Emangnya ada apa...
CERCU (Cerita Lucu) adalah blog yang menyajikan kumpulan cerita-cerita lucu, segar, dan menghibur yang siap membuat harimu lebih ceria.