Skip to main content

Apakah Kucing Diam-diam Ingin Menguasai Dunia?


Apakah Kucing Diam-diam Ingin Menguasai Dunia?

Oleh: Aco Nasir (Peneliti Paruh Waktu di Institut Teori Kucing Global)

🕵️‍♂️ Pengantar yang Tidak Serius Tapi Perlu Dikhawatirkan

Selama ini kita menganggap kucing sebagai makhluk lucu yang suka tidur di keranjang cucian, mengeong minta makan, dan menatap keluar jendela seolah sedang menulis puisi patah hati. Tapi… bagaimana jika semua itu adalah bagian dari rencana besar?

Ya, rencana dominasi dunia.

😼 Bukti #1: Mereka Bisa Tidur di Mana Saja... dan Tetap Terlihat Kaya

Kucing bisa tidur di atas laptop panas, dalam kardus sempit, di kepala kita, atau di tengah jalan... dan tetap terlihat seperti bangsawan Prancis. Bahkan kalau manusia tidur di bawah meja, kita disebut stres atau PHK.

Tapi kucing? Kita bilang: “Awww, dia pasti lelah setelah tidak melakukan apa-apa.”

Dominasi dimulai dari pencitraan.

📱 Bukti #2: Mereka Sudah Menguasai Internet

Ingat siapa penguasa YouTube sebelum para gamer dan beauty vlogger? Kucing.
Mereka tidak butuh kamera profesional, tidak perlu editan. Hanya menjatuhkan vas bunga dari meja dan BOOM! 10 juta views.

Mereka tidak memburu klik. Kita yang datang mencari mereka.

💼 Bukti #3: Kita Jadi Pembantu Mereka dan Tidak Sadar

Pernahkah Anda menyadari bahwa Anda bangun pagi demi memberi makan mereka? Menyapu bulu-bulu mereka dari sofa? Membuka pintu saat mereka hanya berdiri, lalu pergi tanpa masuk?

Ini bukan rumah kita. Ini markas mereka. Kita cuma staf shift malam.

🤖 Bukti #4: Mereka Sedang Merekrut Robot

Coba perhatikan: kucing suka duduk di atas printer, robot vacuum, bahkan laptop. Mereka menguasai teknologi.

Bukan tidak mungkin mereka sedang mentransfer DNA dengkuran ke AI agar dunia dikuasai robot kucing. Jangan kaget kalau suatu hari Alexa menjawab dengan, “Meow.”

👑 Kesimpulan Sementara (Sebelum Kita Semua Menjadi Budak Kucing)

Mereka tidur 16 jam sehari, tidak punya pekerjaan tetap, disembah manusia, dan viral di internet.
Itu bukan kucing biasa.

Itu CEO masa depan.😺

 Solusi? Tidak Ada. Nikmati Saja.

Kalau mereka memang ingin menguasai dunia... ya, biarkan. Minimal dunia akan lebih imut, dan semua masalah bisa diselesaikan dengan tidur siang. 

Catatan Akhir:

Artikel ini dibuat sebagai bentuk hormat kepada semua kucing yang mungkin sedang membaca ini dari balik laptop Anda.





Kalau mereka tersinggung… ya, kita semua dalam bahaya.

Comments

Popular posts from this blog

"Konspirasi Konyol: Kenapa Orang Tua Selalu Bisa Menemukan Barang yang Kita Hilangkan?

  "Konspirasi Konyol: Kenapa Orang Tua Selalu Bisa Menemukan Barang yang Kita Hilangkan?" Setting: Kamar seorang pemuda berantakan. Doni , mahasiswa malas, sedang mencari kunci motornya yang hilang. Ibunya, Bu Sri , berdiri di pintu dengan ekspresi tenang. Adegan 1: Barang Hilang, Panik Melanda ( Doni mengobrak-abrik seluruh kamar, celingak-celinguk ke bawah kasur, lemari, bahkan di dalam kulkas. ) Doni: (panik) "Astaga, kunci motor gue ke mana sih?! Udah gue cari di mana-mana!" Bu Sri: (sambil melipat tangan) "Udah dicari beneran belum? Jangan-jangan matanya aja yang nggak dipake." Doni: (kesal) "Iya, udah! Masa gue harus punya mata elang buat nemuin ini kunci?!" Bu Sri: (santai) "Sini, Ibu cariin." Adegan 2: Fenomena Orang Tua Detektor ( Bu Sri masuk ke kamar, membuka laci meja dengan tenang, lalu… mengambil kunci motor yang ada di sana. ) Bu Sri: (senyum kalem, sambil menunjukkan kunci) "Nih, ada di sini." ( Doni ...

Apakah Burung Merpati Adalah Robot Mata-Mata

  "Apakah Burung Merpati Adalah Robot Mata-Mata?" Setting: Sebuah warung kopi sederhana di pinggir jalan. Ujang dan Dodi , dua sahabat yang hobi teori konspirasi, sedang ngobrol serius sambil menyeruput kopi. Adegan 1: Teori Konspirasi Dimulai ( Ujang menatap burung merpati yang bertengger di atas kabel listrik. ) Ujang: (berbisik) "Dodi, lo sadar nggak? Itu burung merpati udah dari tadi di situ, nggak gerak-gerak." Dodi: (melirik santai, lalu ngunyah gorengan) "Terus kenapa?" Ujang: (mendekat, bisik-bisik dramatis) "Gue yakin, itu bukan burung biasa. Itu… robot mata-mata!" Dodi: (ketawa sambil hampir keselek gorengan) "Hah?! Lo becanda kan?" Ujang: (serius) "Serius! Lo pikir aja, pernah nggak lo liat anak burung merpati?" Dodi: (mikir keras, lalu kaget) "Eh, iya juga ya… Merpati mah tiba-tiba gede gitu aja!" Ujang: (mengangguk yakin) "Nah! Itu karena mereka bukan lahir dari telur… tapi pabrik! Me...

Panik di ATM

  "Panik di ATM" Setting: Sebuah ruangan ATM kecil di pinggir jalan. Pak Diran , pria paruh baya yang gagap teknologi, masuk ke dalam ATM dengan penuh percaya diri. Ia mengeluarkan kartu ATM dari dompetnya, bersiap untuk tarik tunai. Adegan 1: Transaksi Dimulai ( Pak Diran memasukkan kartu ATM ke mesin dan mulai menekan tombol dengan serius. ) Pak Diran: (mumbling sambil baca layar) "Pilih bahasa… Indonesia, jelas lah! Masukkan PIN… Oke, 1-2-3-4…" (melirik ke belakang dengan curiga, takut ada yang ngintip) ( Setelah memasukkan PIN, ia memilih jumlah uang yang ingin ditarik. ) Pak Diran: "Satu juta? Wah, kayaknya kebanyakan… Lima ratus ribu aja deh… Eh, tapi cukup nggak ya buat seminggu?" (mikir lama banget, sampai orang di belakang mulai gelisah) Orang di Belakang: (batuk pura-pura, kode biar cepet) "Ehem." Pak Diran: (panik sendiri) "Iya, iya, sebentar!" (akhirnya neken tombol ‘Tarik 500.000’) Adegan 2: Kartu Hilang?! ( Mesin be...