Skip to main content

Obrolan Toilet yang Salah Sasaran – Ketika BAB Jadi Bahan Telepon

"Obrolan Toilet yang Salah Sasaran – Ketika BAB Jadi Bahan Telepon"

Lokasi: WC umum di mall mewah, di mana ada dua orang terlibat percakapan nggak penting tapi bikin tepok jidat.

Pemain:

  • Aku (orang yang sedang fokus BAB sambil kebingungan)
  • Si Bapak Misterius (orang di bilik sebelah yang sok akrab padahal baru kenal di toilet)
  • Korban Salah Sambung (orang nggak bersalah yang kebetulan dapat telepon pas lagi kongkow di WC)

 

Adegan 1: Percakapan Aneh Dimulai

(Suara kertas toilet digulung... lalu tiba-tiba...)

Bapak Misterius: "Halo, apa kabar, Bro?"

Aku (heran): "Eh... kabar baik?" *(Dalam hati: Ini orang ngobrol di toilet?)

Bapak Misterius: "Lagi apa lo?"

Aku (mulai kesal): "Ya ngapain lagi? Sama kayak yang lu lakukan sekarang lah!"

Adegan 2: Permintaan Aneh yang Bikin Merinding

Bapak Misterius: "Boleh gak aku main ke tempatmu? Tapi jangan kemana-mana ya!"

Aku (mulai waspada): "Mau ngapain lu ke sini?! Jangan macam-macam ya!"

Bapak Misterius: "Aku cuma mau silaturahmi aja~"

Aku (panik): "ENGGAK! AKU LAGI SIBUK!!"

Adegan 3: Plot Twist yang Bikin Ngakak

(Tiba-tiba... suara bapak itu terdengar kesal.)

Bapak Misterius: "EH UDAH DULU YA! NTAR AKU TELPON LAGI! DISEBELAH AKU ADA ORANG BAB YANG SELALU JAWABIN PERTANYAAN AKU BUAT LU!"

Aku (diam seribu bahasa... baru nyadar): "OHH... DIA LAGI TELPON, BUKAN NGOMONG KE AKU!!"

 

Detail Kocak:

✅ Salah Paham Level Dewa: Ngira diajak ngobrol, ternyata cuma orang lagi nelpon.
✅ Reaksi Panik: Dari bingung sampe was-was dikira mau diajak kolaborasi aneh.
✅ Ending Ngeselin: Pas sadar, mau ketawa tapi juga malu sendiri.

Pelajaran Moral:

  • Kalau di WC umum, jangan asal jawab kalo ada yang ngomong. Bisa-bisa lu kebawa obrolan telepon orang.
  • Kalo mau BAB, headset noise-cancelling bisa jadi investasi terbaik.

#CercuSalahSambung #ToiletHororTapiLucu 😂

==============================================

Hati-hati di WC Umum

Awal ceritanya aq lagi duduk n buang air besar (BAB-) di WC Umum disebuah Mall. Tiba2 dari WC sebelah ada orang yg bertanya : "halo apa kabar bro?". Sebenarnya sy engga biasa mengobrol di toilet, tapi akhirnya sy jawab juga : "kabar baik". Eh dia bertanya lagi : "lagi apa lo?". Wah pertanyaan sinting sy rasa. Gw jawab aja dengan agak kesal : "ya ngapain lagilah, sama pastinya ama yg kau kerjain sekarang !". Sambil berusaha keras mempercepat BAB sy, Eh dia nanya lagi : "sy boleh ga maen ketempat ta'? tapi kmw jangan kemana-mana yah!". Wah ini sih udah kelewatan, gw agak jengkel menjawab : "mau ngapain kmw ketempat qu!!??". Orang disebelah ngejawab : "sy cuma mau silaturahmi aja". Tapi karena kuatir terjadi apa2, sy coba mengakhiri pembicaraan yg mulai ngawur ini. Krn itu sy jawab lagi : "Engga lah. Sekarang sy masih sibuk !!". Tak lama, orang yg di Toilet sebelah sy ngomong lagi dengan irama yg agak kesal : "EHH... UDAH DULU YAH, NTAR SY TELPON LO LAGI.. !! DISEBELAH SY ADA ORANG SARAP YANG SELALU NGEJAWAB PERTANYAAN SY BUAT KMW !!".

Comments

Popular posts from this blog

"Konspirasi Konyol: Kenapa Orang Tua Selalu Bisa Menemukan Barang yang Kita Hilangkan?

  "Konspirasi Konyol: Kenapa Orang Tua Selalu Bisa Menemukan Barang yang Kita Hilangkan?" Setting: Kamar seorang pemuda berantakan. Doni , mahasiswa malas, sedang mencari kunci motornya yang hilang. Ibunya, Bu Sri , berdiri di pintu dengan ekspresi tenang. Adegan 1: Barang Hilang, Panik Melanda ( Doni mengobrak-abrik seluruh kamar, celingak-celinguk ke bawah kasur, lemari, bahkan di dalam kulkas. ) Doni: (panik) "Astaga, kunci motor gue ke mana sih?! Udah gue cari di mana-mana!" Bu Sri: (sambil melipat tangan) "Udah dicari beneran belum? Jangan-jangan matanya aja yang nggak dipake." Doni: (kesal) "Iya, udah! Masa gue harus punya mata elang buat nemuin ini kunci?!" Bu Sri: (santai) "Sini, Ibu cariin." Adegan 2: Fenomena Orang Tua Detektor ( Bu Sri masuk ke kamar, membuka laci meja dengan tenang, lalu… mengambil kunci motor yang ada di sana. ) Bu Sri: (senyum kalem, sambil menunjukkan kunci) "Nih, ada di sini." ( Doni ...

Apakah Burung Merpati Adalah Robot Mata-Mata

  "Apakah Burung Merpati Adalah Robot Mata-Mata?" Setting: Sebuah warung kopi sederhana di pinggir jalan. Ujang dan Dodi , dua sahabat yang hobi teori konspirasi, sedang ngobrol serius sambil menyeruput kopi. Adegan 1: Teori Konspirasi Dimulai ( Ujang menatap burung merpati yang bertengger di atas kabel listrik. ) Ujang: (berbisik) "Dodi, lo sadar nggak? Itu burung merpati udah dari tadi di situ, nggak gerak-gerak." Dodi: (melirik santai, lalu ngunyah gorengan) "Terus kenapa?" Ujang: (mendekat, bisik-bisik dramatis) "Gue yakin, itu bukan burung biasa. Itu… robot mata-mata!" Dodi: (ketawa sambil hampir keselek gorengan) "Hah?! Lo becanda kan?" Ujang: (serius) "Serius! Lo pikir aja, pernah nggak lo liat anak burung merpati?" Dodi: (mikir keras, lalu kaget) "Eh, iya juga ya… Merpati mah tiba-tiba gede gitu aja!" Ujang: (mengangguk yakin) "Nah! Itu karena mereka bukan lahir dari telur… tapi pabrik! Me...

Panik di ATM

  "Panik di ATM" Setting: Sebuah ruangan ATM kecil di pinggir jalan. Pak Diran , pria paruh baya yang gagap teknologi, masuk ke dalam ATM dengan penuh percaya diri. Ia mengeluarkan kartu ATM dari dompetnya, bersiap untuk tarik tunai. Adegan 1: Transaksi Dimulai ( Pak Diran memasukkan kartu ATM ke mesin dan mulai menekan tombol dengan serius. ) Pak Diran: (mumbling sambil baca layar) "Pilih bahasa… Indonesia, jelas lah! Masukkan PIN… Oke, 1-2-3-4…" (melirik ke belakang dengan curiga, takut ada yang ngintip) ( Setelah memasukkan PIN, ia memilih jumlah uang yang ingin ditarik. ) Pak Diran: "Satu juta? Wah, kayaknya kebanyakan… Lima ratus ribu aja deh… Eh, tapi cukup nggak ya buat seminggu?" (mikir lama banget, sampai orang di belakang mulai gelisah) Orang di Belakang: (batuk pura-pura, kode biar cepet) "Ehem." Pak Diran: (panik sendiri) "Iya, iya, sebentar!" (akhirnya neken tombol ‘Tarik 500.000’) Adegan 2: Kartu Hilang?! ( Mesin be...