Skip to main content

Posts

Fakta Akhir: Penyebab Lampu Merah adalah karena Warnanya Memang Merah

Oke, saudara-saudara, para pencari cerita lucu yang budiman. Duduklah yang manis, tarik napas dalam-dalam, dan persiapkan diri kalian untuk sebuah pencerahan. Sebuah fakta yang akan mengubah cara kalian memandang dunia, kota, dan terutama kemacetan di perempatan jalan. Saya, setelah melakukan penelitian intensif selama berjam-jam (sambil menunggu pesanan makanan online datang), telah sampai pada sebuah kesimpulan yang begitu dahsyat, begitu mendasar, sehingga para ilmuwan di CERN saja mungkin akan menangis tersedu-sedu. Fakta itu adalah: Lampu merah menyala merah karena… warnanya memang merah. Tunggu. Jangan langsung tutup tab ini. Saya tahu kedengarannya seperti omongan orang yang kehabisan ide. Tapi percayalah, di balik pernyataan yang tampak absurd ini, tersembunyi sebuah kebenaran universal yang sering kita lupakan, terutama ketika kita sedang terburu-buru dan moceng kita sudah ngebul di belakang mobil yang tak kunjung bergerak.  Fakta Akhir: Penyebab Lampu Merah adalah...

Aku dan Gebetan Saling Kirim Surat… Tapi Lewat Adik Kelas yang Jadi Kurir

Halo, para penghuni semesta yang percaya pada kekuatan cinta zaman baheula! Mari kita buka lembaran nostalgia di mana gengsi lebih tinggi daripada kuota data, dan perasaan disampaikan lewat coretan tinta di atas kertas binder bergambar kupu-kupu. Ya, saya sedang berbicara tentang  surat-menyurat . Bukan surat elektronik yang dingin, tapi surat fisik yang bisa diendus-endus (siapa tau ada sisa wangi si pengirim) dan disimpan di dalam kotak sepatu bekas. Nah, cerita lucu ini adalah tentang usaha saya yang  gagal total  dalam merajut asmara dengan metode kuno tersebut, yang berujung pada sebuah plot twist yang tidak pernah saya duga. AKU DAN GEBETAN SALING KIRIM SURAT… TAPI LEWAT ADIK KELAS YANG JADI KURIR Semuanya bermula di kelas 11. Ada seorang dia, sebut saja Rara, yang membuat mata saya berkedip-kedip setiap kali dia lewat. Rara dari kelas paralel. Komunikasi kami sebatas senyum-senyum malu dan kadang like story Instagram. Tapi bagi saya, itu belum cukup. Saya ingin...

Penelitian Pasar: Harga yang Mahal Berkorelasi Langsung dengan Barang yang Berkualitas. (Kadang).

Halo, para korban diskon dan pahlawan yang bertarung habis-habisan di e-commerce! Selamat datang kembali di Cercu, blog yang dengan berani membahas hal-hal receh dengan semangat seolah-olah sedang memecahkan misteri alam semesta. Kali ini, kita akan menyelami sebuah teori yang hampir mendekati kebenaran mutlak, setara dengan hukum gravitasi atau fakta bahwa bakso dan cuaca hujan adalah pasangan yang ditakdirkan. Teori itu adalah:  “Harga yang Mahal Berkorelasi Langsung dengan Barang yang Berkualitas.” Namun, sebagai bangsa yang kritis dan sudah sering kecolongan, kita harus menambahkan kata ajaib di belakangnya:  “Kadang.”   Melalui “penelitian pasar” yang sangat intensif (baca: banyaknya pengalaman belanja yang berujung pada penyesalan mendalam), mari kita kupas tuntas korelasi yang seringkali ambigu ini. Bab 1: Metodologi Penelitian yang Penuh Penderitaan Sebelum kita mulai, perlu transparansi. Metode penelitian saya adalah: 1.     Observasi P...

Seminar Parenting: Anak yang Rewel Biasanya karena Sedang Tidak Mau Diam

Dalam dunia parenting yang penuh teori canggih, istilah asing, dan seminar berbayar mahal, akhirnya muncul sebuah penelitian fenomenal yang konon bisa mengubah peradaban: “Anak yang rewel biasanya karena sedang tidak mau diam.” Pernyataan ini pertama kali diumumkan dalam sebuah seminar parenting yang tiketnya seharga setara cicilan motor, dengan janji: “Akan membuka rahasia terdalam perilaku anak.” Orang tua datang dengan harapan tinggi. Mereka membayangkan mungkin akan menemukan solusi mematikan untuk tangisan anak, atau sebuah teknik napas kuno ala Shaolin agar balita langsung tenang. Tapi apa yang mereka dapatkan? Ya, teori megah di atas: anak rewel karena tidak mau diam . Hebat, kan? Mari kita kupas lebih dalam hasil temuan “luar biasa” ini.   1. Asal-Usul Teori yang Mengguncang Dunia Parenting Menurut narasumber seminar (yang mengaku lulusan universitas luar negeri, meski tidak menyebut nama negaranya), teori ini ditemukan setelah observasi 5 menit terhadap seora...