Skip to main content

Posts

😭 CERCU – SMS Terakhir Sebelum Putus: “Kita Temenan Aja Ya…”

SMS LUCU Ada satu kalimat pendek yang dulu jadi akhir dari banyak kisah cinta anak-anak Nokia. Kalimat itu nggak panjang, nggak rumit, tapi bisa bikin dunia runtuh seketika: "Kita temenan aja ya…" Kalimat itu diketik pelan-pelan di HP Nokia 3310, dipikirin lama sambil nahan air mata, lalu akhirnya… dikirim. Dan begitu bunyi “Beep!” dari inbox masuk, hidupmu berubah. Dulu, sebelum ada fitur “Unsend”, “Delete for everyone”, atau “unsent message”, semua kata yang dikirim adalah final. Gak bisa ditarik. Gak bisa diedit. Jadi kalau kamu udah kirim “kita temenan aja ya”, berarti hubunganmu udah sah tamat.   🧃 Dulu Putus Gak Pake Drama, Cukup 1 SMS Berbeda dari zaman sekarang yang putus harus disertai klarifikasi panjang lebar, update story IG, dan thread Twitter 9 halaman—dulu cukup dengan satu SMS. Contohnya: “Maaf ya, aku rasa kita lebih baik temenan aja…” Atau versi lebih halus: “Aku gak enak ngomong langsung, tapi aku rasa kita gak bisa lanjut…” Atau...

🪙 CERCU – Isi Ulang Pulsa Demi Cinta: Rp 5.000 Demi Kirim “Jaga Diri Baik-Baik Ya”

CERCU Zaman sekarang, mau kirim pesan? Tinggal buka WhatsApp, TikTok, DM Instagram, bahkan tinggal rekam suara sambil rebahan. Gratis. Cepat. Bebas. Tapi dulu? Di era kejayaan HP Nokia dan SMS, cinta itu perlu modal . Modal nekat, modal perasaan, dan... modal pulsa Rp 5.000. Buat remaja zaman 2000-an awal, pulsa Rp 5.000 bukan sekadar angka. Itu adalah harga dari sepotong perhatian. Bahkan kadang jadi bukti cinta yang paling tulus, karena dikumpulkan dari hasil nabung uang jajan, ngemis ke mama, atau nyari receh dari saku seragam. Semua itu… hanya demi satu pesan sakral: “Jaga diri baik-baik ya.” Kalimat sederhana. Tapi butuh perjuangan luar biasa untuk bisa mengirimkannya.   💸 Pulsa Rp 5.000 = Cinta 160 Karakter SMS dulu harganya sekitar Rp 350–Rp 500 per kirim. Jadi kalau kamu punya pulsa Rp 5.000, kamu cuma bisa kirim sekitar 10–14 SMS. Itu pun kalau gak typo dan harus ngulang. Karena itu, anak-anak muda zaman itu jadi kreatif: ·    ...

💔 CERCU – Balas SMS 2 Hari Kemudian: Dulu Itu Romantis, Sekarang Dibilang Ghosting

Cerita Lucu Zaman sekarang, kalau orang gak bales chat dalam 10 menit, kita langsung mikir aneh-aneh: ·          “Dia kenapa ya?” ·          “Marah ya?” ·          “Lagi typing tapi gak dikirim?” ·          “Jangan-jangan... dia chatting sama yang lain.” Padahal, beberapa tahun lalu, balas SMS dua hari kemudian itu wajar. Bahkan... romantis. Bukan karena sengaja jual mahal. Bukan juga karena pura-pura sibuk. Tapi karena satu alasan klasik nan sakral: “Belum isi pulsa.”   📟 Zaman di Mana Pulsa Lebih Penting dari Air Minum Kalau kamu hidup di era HP Nokia, kamu tahu rasanya: Pulsa itu segalanya. Buat SMS aja harus hemat-hamatin 500 perak. Apalagi buat nelpon! Kadang, saking sayangnya sama pulsa, kita rela: ·          Ngetik SMS sepanjang mungkin tapi tetap di...

🧠 CERCU – Salah Paham Gara-Gara SMS Gak Pake Tanda Baca

CERCU Zaman sekarang, kalau salah kirim pesan tinggal edit. Kalau typo tinggal ditarik. Bahkan kalau chat gak nyambung, tinggal voice note aja. Tapi kalau kamu pernah hidup di era SMS Nokia, kamu pasti tahu rasanya: satu kata bisa bikin drama, satu kalimat tanpa koma bisa bikin hubungan kandas. Itu bukan karena niatnya jahat. Tapi karena... di SMS zaman dulu, pake tanda baca itu kemewahan!   📱 Ketika Titik Koma Jadi Barang Mewah Pada era SMS 160 karakter, semuanya harus ditulis seirit mungkin. Bukan cuma karena keterbatasan karakter, tapi juga karena tiap SMS kepotong artinya pulsa kepotong lagi. Akibatnya? Tanda baca seperti koma, titik, tanda tanya, tanda seru, apalagi kutipan— itu semua dianggap pemborosan! Yang penting maksud tersampaikan, urusan paham atau nggak, ya tanggung sendiri. Contohnya: “aku udah selesai mandi kamu udah makan belum jangan lupa ya besok ketemu jam 5 inget bawa buku” Bacanya kayak lari maraton. Tapi begitulah gaya SMS jadul. Tapi m...

📴 CERCU – Ketika HP Nokia Jatuh dari Lantai 2 Tapi SMS Mantan Masih Utuh

CERCU Pernahkah kamu merasa kalah dibanding benda mati? Kalau jawabannya belum, berarti kamu belum pernah punya HP Nokia jadul. Karena HP itu — meski sudah lecet, casing longgar, tombol sebagian hilang — tetap bisa bertahan dalam kondisi yang membuat manusia menangis. Jatuh dari lantai dua? Masih hidup. Ketimpa motor? Masih bisa bunyi. Kena air hujan? Jemur sebentar, langsung on. Tapi… meski fisiknya super kuat, isinya justru sering bikin hati rapuh. Di dalam HP itu, tersimpan SMS-SMS lama dari mantan. Kalimat pendek, tak sampai 160 karakter, yang kalau dibaca sekarang masih bisa bikin dada sesak, bibir senyum kecut, dan pikiran menerawang ke masa lalu. Inilah kisah lucu dan sedikit getir tentang ketahanan HP Nokia, dan rapuhnya hati yang tak ikut sekuat bodinya. Selamat datang di episode terbaru CERCU – Cerita Lucu dari Masa Lalu: “Ketika HP Nokia Jatuh dari Lantai 2 Tapi SMS Mantan Masih Utuh.”   📱 Nokia: Bukan Sekadar HP, Tapi Makhluk Setengah Dewa Buat kamu y...

😂 CERCU – Drama 1 SMS 3 Hari: Waktu Ngetik Pake Tombol T9 Butuh Mental Baja

Cercu Kalau kamu pernah ngetik SMS pakai HP Nokia jadul, kamu pasti paham: tiap huruf adalah perjuangan. Belum ada touchscreen. Belum ada autocorrect. Dan tentu saja, belum ada fitur “hapus cepat.” Yang ada cuma satu hal: T9 dan tombol angka 1 sampai 9. Dan dari sanalah lahir legenda: anak-anak muda yang berjuang merangkai kalimat cinta sambil pencet tombol “7” tiga kali buat huruf “S”. Dan untuk bisa kirim satu SMS romantis? Kadang butuh waktu setengah jam , belum termasuk revisi. Bahkan ada yang 3 hari belum selesai , karena salah ketik terus, atau harus ngulang karena HP nge-hang. Yuk, kita nostalgia bareng di CERCU kali ini: Drama 1 SMS 3 Hari – Waktu Ngetik Pakai Tombol T9 Butuh Mental Baja.   📟 T9: Teknologi yang Membuatmu Pintar dan Sabar Sekaligus Buat yang belum tahu (atau pura-pura muda), T9 itu singkatan dari Text on 9 keys. Sistem ini memungkinkan kita ngetik huruf dengan tombol angka. Misalnya: ·          Tombol...