"Lupa Password, Miau Miau?" – Kala Kucing Bisa Nulis Status
Facebook
Tokoh:
- Kiko – kucing
kampung yang merasa dirinya influencer gagal.
- Mpok Murni – pemilik
Kiko, emak-emak yang hobi komen pedas di Facebook.
- Tompel – kucing
tetangga, saingan abadi Kiko.
- Siti – cucu
Mpok Murni, anak muda yang paham medsos.
Latar: Ruang tamu
sederhana dengan sofa robek (karya Kiko), laptop tua, dan sepiring ikan asin.
Babak 1: Ide Gila Setelah Makan Ikan Asin
(Malam
hari. Kiko duduk di pangkuan Siti yang sedang scroll Facebook. Mata Kiko
menyipit tajam ke layar.)
Siti:
Aduh, Kiko, lo ngeliatin layar laptop terus. Emang lo bisa baca, apa?
Kiko: (berpikir
dalam hati—tapi penonton dengar suaranya)
Bisa, dong. Cuma lo aja yang nggak tahu. Tiap lo buka status si Tompel, aku
bacanya: "Hari ini dapet whiskas, meownak banget." Itu status klise
banget, Sit.
Siti: (tertawa
sendiri)
Eh, Nenek! Kiko matanya kayak orang lagi baca status. Lucu, deh.
(Mpok
Murni masuk sambil nyeret sapu lidi.)
Mpok
Murni:
Baca status? Kucing baca status? Lo yang lagi baca status kali, Cu. Udah, kasih
Kiko makannya. Dari tadi ngeloyor, mukanya jutek kayak orang lupa password FB.
Kiko: (dalam hati,
dengan nada tersinggung)
Jutek? Itu mah ekspresi berpikir, Bu. Saya mau bikin status sendiri. Capek cuma
jadi silent reader.
(Kiko
melompat ke keyboard laptop dan mulai menekan-nekan huruf acak.)
Siti:
Wah, Kiko ngetik! Ngetik huruf 'aaaaaaaaaaaaaa' doang sih.
Mpok
Murni:
Itu lagi bikin status, mungkin. Judulnya: "Stress, Makan Ikan Asin
Tiap Hari."
Babak 2: Status Pertama Kiko
(Kiko
berhasil memencet tombol 'Enter'. Status naik ke dinding Facebook Mpok
Murni—karena akun yang login punya Mpok Murni.)
Status
Kiko:
"Mpok Murni pelit. Seminggu cuma kasih ikan asin. Aku minta Royal
Canin. Lo tahu Royal Canin, Mpok? Itu makanan bintang, bukan buat emak-emak
yang masih ngutang arisan."
(Kolom
komentar langsung rame. Tetangga FB Mpok Murni mulai berkomentar.)
Komentar
Bu RT:
"Mpok Murni, kok kucingnya bisa ngetik? Udah minum obat, belum?"
Komentar
Mang Ujang:
"Wkkwkwk kocak. Itu mah Kiko lagi pusing, Mpok. Kasih minyak telon."
Mpok
Murni: (melihat
laptop, mukanya merah padam)
KIKOOOOOOOO! LO BIKIN MALU GUE DI FB! ORANG SATU RW PADA TAHU GUE NGUTANG
ARISAN!
Kiko: (dengan
santai menjilat kaki)
Nggak papa, Bu. Go viral itu berkah.
Siti: (nahan tawa
sampai nangis)
Nenek, tenang. Ini lucu, tahu. Nanti jadi konten TikTok. Judulnya: "My
cat writes passive-aggressive status."
Babak 3: Balas Dendam Lewat Status
(Tompel,
kucing tetangga, balas komen di status Kiko.)
Komentar
Tompel (via
akun pemiliknya):
"Miaw. Lo mah drama, Kiko. Gue tiap hari dikasih salmon. Salmon asli,
bukan salmon oplosan. Mpok Murni mah emak-emaak."
Kiko
membaca. Matanya menyipit. Kumisnya bergetar.
Kiko: (dalam hati,
penuh dendam)
Tompel, lo nyari mati, ya. Tunggu status balasan gue.
(Kiko
kembali ke laptop. Kali ini dia menulis dengan penuh penghayatan.)
Status
Kiko (versi balasan):
"Tompel, salmon lo oplosan. Dari baunya aja kayak kaus kaki keringat
Mang Ujang. Lo bahagia dikasih salmon, tapi tiap malem lo dipaksa nyanyi
dangdut sama majikan lo. Gue tahu, Tompel. Rumah lo kan depan pos ronda. Awas,
ya."
(Seketika
Facebook Mpok Murni panas. Tetangga ramai.)
Komentar
Mang Ojang:
"Waduh, kucingnya pada pinter. Masa tahu soal kaus kaki gue?"
Komentar
Teh Nuni:
"Kiko buka jasa tulis status, mungkin. Satu status bayar satu
ekor tikus."
Mpok
Murni sudah pusing tujuh keliling. Kepalanya ditutup kerudung model sarung
bantal.
Mpok
Murni:
Siti, hapusin akun FB gue! Atau ganti password pakai bahasa kucing. Biar Kiko
nggak bisa login lagi.
Siti:
Password bahasa kucing? "Miawmiaw123"? Kiko itu lulusan calistung,
Nek. Percuma.
Babak 4: Saat Kiko Kena Mental Block
(Kiko
berusaha login lagi. Tapi Mpok Murni sudah ganti password jadi:
"IkanAsinAnakRantauan123". Kiko bingung.)
Kiko: (garuk-garuk
kepala di depan laptop)
Apaan ini? Password-nya nggak masuk logika kucing. Ikan asin anak rantauan?
Mpok Murni keterlaluan!
(Tompel
tiba-tiba muncul di jendela, nyengol-nyengolin ekornya.)
Tompel: (suara
lantang, penuh kemenangan)
Heh, Kiko. Lupa password, ya? Welcome to my level. Gue dari dulu
lupa password. Makanya gue nyolong akun tetangga buat nyinyir. Lo masih cupu,
kucing oren.
Kiko:
Lo tutup mulut, Tompel. Mulut lo bau salmon basi. Setidaknya gue jujur. Gue
nulis status pake hati, bukan pake akun palsu kayak lo.
Tompel: (nyengir)
Hati? Hati lo isinya cuma ikan asin dan drama. Bye-bye, Kiko. Lo kalah.
(Tompel
kabur. Kiko duduk termenung. Mpok Murni dan Siti mendekat.)
Siti:
Kiko, lo sedih? Mungkin ini tandanya lo harus digital detox.
Banyakin lari-lari, kejar tikus. Biar nggak overthinking.
Mpok
Murni: (elus
kepala Kiko)
Nih, ganti password baru. Gue kasih tahu lo. Password-nya:
"MpokSayangKikoTapiJanganNulisStatusMaluin."
Kiko: (dalam hati,
dengan tatapan sayu)
Panjang amat, Mpok. Ngetiknya pakai kumis, bukan pakai jari.
Penutup: Status Terakhir Sebelum Tidur
(Kiko
akhirnya menulis satu status penutup. Dia sadar diri.)
Status
Kiko (yang ditulis perlahan):
"Maafkan saya, Mpok Murni. Saya cuma kucing. Saya nggak tahu cara beli
Royal Canin. Saya nggak tahu cara bayar tagihan listrik. Yang saya tahu: tidur
di pangkuan Mpok, makan ikan asin, dan mengeong saat hujan. Lain kali, kalau
saya mau nulis status, Mpok kasih saya jatah 2 status per minggu. Yang sopan.
Yang penting. Dan jangan dihapus. Saya janji nggak nyebut ngutang arisan lagi.
Tapi jangan pelit sama whiskas, ya. Salam kucing seIndonesia: Miau."
(Siti
nangis haru. Mpok Murni nangis haru sekaligus kesel karena dapat notif 50+
komentar.)
Komentar
terakhir dari Mang Ujang:
"Ambuuun,
kucingnya minta whiskas pakai surat resmi segala. Ini kucing lulusan
administrasi publik, mungkin."
Komentar
dari Bu RT:
"Besok saya kumpulin warga. Bahas usulan: Kucing Wajib Punya KTP
dan Akun FB Terbatas."
Pertanyaan untuk pembaca setia CERCU:
Nah,
dari semua status kucing di atas, kalau kucingmu bisa nulis status Facebook,
kira-kira dia akan curhat tentang apa? Apakah soal makanan yang kurang enak,
majikan yang terlalu pelit jatah biskuit, atau mungkin dia mau bikin thread panjang
tentang 'Tikus-Tikus yang Saya Kejar Tapi Gak Pernah Dapet'? Tulis jawabanmu di
kolom komentar, ya! Siapa tahu kucingmu beneran lagi online diam-diam. πΌπ±
Selamat
tertawa dan jangan lupa ganti password Facebook sebelum kucingmu lebih pinter
dari kamu!
No comments:
Post a Comment