Skip to main content

"Belajar Bahasa Mandarin ala Bebe: 5 Menit Jago, 5 Detik Ngakak!"

"Belajar Bahasa Mandarin ala Bebe: 5 Menit Jago, 5 Detik Ngakak!"

Intro:
Setelah Imlek kemarin, Alex (yang Mandarinnya masih level "nihao") dapat ilmu shortcut dari Bebe—guru Mandarin paling fun se-Indonesia. Dalam 5 menit, kamu bakal paham frase-frase keren versi "Mandarin Gaul" ala anak kos. Siap-siap auto jago (atau minimal auto ketawa)!

 

Kamus Mandarin "Sehari-hari" ala Bebe

1. Untuk yang Suka Ngomong "Gak Jelas"

  • "Tidak izin" = Lu lan chang (ꦭꦸꦭꦤ꧀ꦕꦁ)
    Contoh: "Lu lan chang ya tidur di rumah gw!"
  • "Tidak sopan" = Lu sin chan (ꦭꦸꦱꦶꦤ꧀ꦖꦤ꧀)
    Fakta: Sin Chan aja lebih sopan!

2. Untuk yang Suka Nge-judge Orang

  • "Badan gede" = Lu king kong (ꦭꦸꦏꦶꦁꦏꦺꦴꦁ)
    Catatan: Bukan pujian, ini sindiran halus.
  • "Yang norak" = Wong kam fung (ꦮꦺꦴꦁꦏꦩ꧀ꦥꦸꦁ)
    Fakta: Kam Fung = versi Mandarin si "lebay".

3. Untuk yang Lagi Cari Musuh

  • "Tidak setia" = Lu she rong (ꦭꦸꦯꦺꦫꦺꦴꦁ)
    Contoh: "Dia tuh Lu she rong, pacaran sama 3 orang sekaligus!"
  • "Tidak tau diri" = Lu xia lan (ꦭꦸꦱꦶꦪꦭꦤ꧀)
    Warning: Jangan dipake ke orang yang beneran bisa Mandarin!

4. Untuk yang Mau Pamer

  • "Yang jago" = Wong fei hung (ꦮꦺꦴꦁꦥꦶꦲꦶꦁ)
    Fakta: Fei Hung = pendekar legendaris, tapi sekarang dipake buat julukin temen yang sok jago.
  • "Yang banyak duit" = Wong zhu gieh (ꦮꦺꦴꦁꦗꦸꦒꦶꦪꦺꦃ)
    Catatan: Zhu Gieh = versi Mandarin "si tajir".

5. Khusus yang Lagi Baca Ini

  • "Yang sedang baca tulisan ini" = Wong xin thing? (ꦮꦺꦴꦁꦱꦶꦤ꧀ꦡꦶꦁ)
    Artinya: "Kamu mikir apa?"
  • "Yang nulis tulisan ini" = Wong khe ren (ꦮꦺꦴꦁꦏꦺꦫꦺꦤ꧀)
    Artinya: "Orang gila" (yap, penulis sadar diri).

 

Bonus: Kalimat Mandarin untuk Dipraktekkan

  1. "Lu xia lan! Wong kam fung!"
    (= Kamu gak tau diri! Norak banget sih!)
  2. "Wong fei hung lu? Wong san thai kali!"
    (= Sok jago lu? Tukang ghosting kali!)

 

Peringatan!

  • Jangan dipake buat presentasi di kelas Mandarin.
  • Jangan ditanyakan ke orang Tionghoa asli (bisa-bisa dikira orang stres).
  • Yang bener belajar Mandarin, cari guru yang bukan Bebe.

 

Kesimpulan

Dalam 5 menit, kamu udah bisa "Mandarin receh" ala Bebe. Mau pake buat banyol sama temen? Boleh! Mau dipake serius? Nggak disarankan!

#MandarinAlaBebe #BahasaCinaReceh 😂

Pertanyaan Renungan:
Kalau kamu harus nambahin "Mandarin gaul" versimu sendiri, frasenya apa? 🤔



Comments

Popular posts from this blog

"Konspirasi Konyol: Kenapa Orang Tua Selalu Bisa Menemukan Barang yang Kita Hilangkan?

  "Konspirasi Konyol: Kenapa Orang Tua Selalu Bisa Menemukan Barang yang Kita Hilangkan?" Setting: Kamar seorang pemuda berantakan. Doni , mahasiswa malas, sedang mencari kunci motornya yang hilang. Ibunya, Bu Sri , berdiri di pintu dengan ekspresi tenang. Adegan 1: Barang Hilang, Panik Melanda ( Doni mengobrak-abrik seluruh kamar, celingak-celinguk ke bawah kasur, lemari, bahkan di dalam kulkas. ) Doni: (panik) "Astaga, kunci motor gue ke mana sih?! Udah gue cari di mana-mana!" Bu Sri: (sambil melipat tangan) "Udah dicari beneran belum? Jangan-jangan matanya aja yang nggak dipake." Doni: (kesal) "Iya, udah! Masa gue harus punya mata elang buat nemuin ini kunci?!" Bu Sri: (santai) "Sini, Ibu cariin." Adegan 2: Fenomena Orang Tua Detektor ( Bu Sri masuk ke kamar, membuka laci meja dengan tenang, lalu… mengambil kunci motor yang ada di sana. ) Bu Sri: (senyum kalem, sambil menunjukkan kunci) "Nih, ada di sini." ( Doni ...

Apakah Burung Merpati Adalah Robot Mata-Mata

  "Apakah Burung Merpati Adalah Robot Mata-Mata?" Setting: Sebuah warung kopi sederhana di pinggir jalan. Ujang dan Dodi , dua sahabat yang hobi teori konspirasi, sedang ngobrol serius sambil menyeruput kopi. Adegan 1: Teori Konspirasi Dimulai ( Ujang menatap burung merpati yang bertengger di atas kabel listrik. ) Ujang: (berbisik) "Dodi, lo sadar nggak? Itu burung merpati udah dari tadi di situ, nggak gerak-gerak." Dodi: (melirik santai, lalu ngunyah gorengan) "Terus kenapa?" Ujang: (mendekat, bisik-bisik dramatis) "Gue yakin, itu bukan burung biasa. Itu… robot mata-mata!" Dodi: (ketawa sambil hampir keselek gorengan) "Hah?! Lo becanda kan?" Ujang: (serius) "Serius! Lo pikir aja, pernah nggak lo liat anak burung merpati?" Dodi: (mikir keras, lalu kaget) "Eh, iya juga ya… Merpati mah tiba-tiba gede gitu aja!" Ujang: (mengangguk yakin) "Nah! Itu karena mereka bukan lahir dari telur… tapi pabrik! Me...

Panik di ATM

  "Panik di ATM" Setting: Sebuah ruangan ATM kecil di pinggir jalan. Pak Diran , pria paruh baya yang gagap teknologi, masuk ke dalam ATM dengan penuh percaya diri. Ia mengeluarkan kartu ATM dari dompetnya, bersiap untuk tarik tunai. Adegan 1: Transaksi Dimulai ( Pak Diran memasukkan kartu ATM ke mesin dan mulai menekan tombol dengan serius. ) Pak Diran: (mumbling sambil baca layar) "Pilih bahasa… Indonesia, jelas lah! Masukkan PIN… Oke, 1-2-3-4…" (melirik ke belakang dengan curiga, takut ada yang ngintip) ( Setelah memasukkan PIN, ia memilih jumlah uang yang ingin ditarik. ) Pak Diran: "Satu juta? Wah, kayaknya kebanyakan… Lima ratus ribu aja deh… Eh, tapi cukup nggak ya buat seminggu?" (mikir lama banget, sampai orang di belakang mulai gelisah) Orang di Belakang: (batuk pura-pura, kode biar cepet) "Ehem." Pak Diran: (panik sendiri) "Iya, iya, sebentar!" (akhirnya neken tombol ‘Tarik 500.000’) Adegan 2: Kartu Hilang?! ( Mesin be...