Skip to main content

CERCU / Cerita Lucu: Zoom Meeting yang Penuh Kejadian Aneh – Auto Ngakak!

"Zoom Meeting Chaos: Dari Kucing Ngeyel Hingga Bapak-Bapak Lupa Mute!"

Hai para pejuang WFH dan korban meeting online! Gue yakin lo semua pernah ngerasain Zoom meeting yang berantakan karena kejadian-kejadian random, absurd, tapi lucu banget.

Dari rekan kerja yang lupa mute pas lagi marahin anak, sampe kucing nyelonong jadi bintang meeting, dunia virtual kerja itu nggak pernah bosenin. Yuk, kita bahas kejadian-kejadian aneh di Zoom meeting yang bikin lo ngakak atau maluin!

 

Cercu

1. "Eh, Lo Mute Gak Sih?!" – Drama Mic yang Nyala Tanpa Sadar

Masalah klasik nomor 1 di Zoom: Lupa mute!

Ada yang lagi nyanyi-nyanyi tiba-tiba ketahuan.

Ada yang ngomel-ngomel ke anak/pasangan, eh ternyata seluruh tim dengerin.

Bahkan ada yang kentut tanpa sadar, terus semua denger "prrrt" sampe meeting jadi awkward.

Contoh nyata:

"Eh, meeting udah mulai belum sih? Aku masih sambil masak nih… Eh, kok pada ketawa? OH NO, GUE BELUM MUTE!!"

Solusi? Tekan Mute itu seperti menekan tombol penyelamatan diri!

 

2. "Tolong Background Gue Apa?!" – Filter & Virtual Background yang Kacau

Zoom tanpa virtual background itu seperti mie ayam tanpa pangsit—kurang seru! Tapi kadang teknik kita kurang jago, jadinya:

Kepala ilang separuh karena background gak ke-deteksi.

Tiba-tiba jadi alien karena efek filter auto beautify kelewatan.

Background-nya tiba-tiba berubah jadi meme "Bapack Kau Santai Aja" karena salah pencet.

Kasus nyata:

"Eh, gue pake background pantai, kok malah mukanya kayak melayang gitu?!"
"Bro, lo pake filter kucing? Kok ada kuping kucing di kepala lo?"

Moral of the story: Kalau gak yakin, matikan saja filter. Daripada dikira hantu.

 

3. "Ada yang Bisa Dengar Gue?!" – Masalah Koneksi Internet yang Bikin Gregetan

Masalah paling bikin emosi: Lagi presentasi, tiba-tiba…

"You’re on mute." (Padahal udah teriak 5x).

"Your internet connection is unstable." (Langsung freeze wajah kayak patung).

Suara robot ("Halo… bisaaa… dengarrr… akuuu… laaagii… buffering…").

Reaksi rekan kerja:

"Eh, dia ilang lagi!"

"Coba reconnect, Bang!"

"Udah, kita lanjut aja, nanti dia kejar sendiri."

Solusi? Kalau internet lemot, lebih baik bilang "Saya telat" daripada jadi meme "Suara Darth Vader".

 

4. "Itu di Belakang Lo Ada Apa?!" – Penampakan Aneh di Kamera

Kadang kita lupa kamera nyala, trus…

Anak kecil lewat sambil pakai baju superhero.

Pasangan lagi ganti baju di belakang (auto viral di grup WA kantor).

Kucing atau anjing nyelonong jadi bintang meeting dadakan.

Cerita nyata:

"Eh, tadi ada yang liat gak? Si Roni ternyata meeting sambil diemut kucingnya!"
"Waduh, tadi ada bapak-bapak lewat belakang cuma pake celana dalam!"

Tips: Kalau kamera nyala, pastikan belakangmu bukan tempat ganti baju!

 

5. "Bapak/Ibu Bisa Share Screen-nya?" – Salah Klik yang Bikin Malu

Share screen itu ibarat membuka jendela ke dunia digital kita. Dan kadang… kita lupa tutup tab yang "tidak pantas", seperti:

Tab pencarian Google: "Cara mengatasi bos toxic" (Eh, ketahuan bosnya lagi di meeting).

Chat WhatsApp terbuka: "Meeting ini boring banget sih!" (Ternyata semua baca).

Lagi buka meme atau game pas harusnya presentasi.

Contoh nyata:

"Eh, maaf, salah share! Itu tadi tab pribadi…" (Sambil buru-buru close IG yang lagi scroll meme).

Kesimpulan: Kalau mau share screen, pastikan semua tab "bersih". Atau pakai mode presentasi biar aman!

 

6. "Kok Lo Diem Aja?!" – Tiba-tiba Freeze atau Black Screen

Pernah nggak lagi meeting, tiba-tiba:

Wajah lo freeze dengan ekspresi aneh (mulut terbuka, mata melotot).

Layar hitam total, tapi suara ada (ternyata lo kena "kamera mati" tanpa sadar).

Suara ada, tapi wajahnya kayak patung (koneksi internet lagi pilih-pilih).

Reaksi rekan kerja:

"Eh, si A freeze nih! Kelihatan kayak lagi nahan kentut!"

"Dia lagi ada atau nggak sih? Kok udah 10 menit kayak gitu?"

Solusi? Restart Zoom atau bilang, "Maaf, tadi kena badai sinyal!"

 

7. "Meeting Jam Berapa Sih?!" – Salah Jadwal & Salah Grup

Masalah yang sering bikin malu:

Dateng ke meeting yang udah selesai (trus ngomong "Halo? Ada orang?").

Masuk ke meeting yang salah (misal: meeting klien malah masuk ke meeting temen kuliah).

Ketinggalan meeting karena lupa (alasan klasik: "Waduh, saya kira besok!").

Cerita lucu:

"Gue pernah masuk meeting kantor, eh ternyata itu meetingnya grup arisan emak-emak!"
"Ada yang telat 1 jam, pas masuk bilang, 'Loh, udah selesai?'"

Tips: Setel alarm & cek link meeting 2x sebelum join!

 

8. "Tiba-tiba Ada Suara Misterius" – Bunyi-Bunyi Aneh yang Bikin Heboh

Suara tak terduga di Zoom meeting:

Suara mic tiba-tiba nyala (trus kedengeran "Aduh, aku laper banget sih!").

Anak nangis atau teriak di belakang ("Mamaaa, aku mau main!").

Suara tukang bakso lewat ("Baksooo… tahu goreng…").

Reaksi peserta meeting:

"Eh, ada apa tadi?"

"Siapa yang lagi makan bakso? Bagi dong!"

Solusi? Kalau gak mau jadi bahan tertawaan, mute mic pas lagi makan atau ngurus anak!

 

Kesimpulan: Zoom Meeting = Sumber Cerita Lucu Tanpa Akhir

Dari lupa mute sampai kucing jadi bintang meetingZoom meeting tuh never ending source of chaos! Tapi justru itu yang bikin kerja remote nggak monoton.

Gue sih selalu siap-siap:
 Mute mic kalau nggak perlu ngomong.
 Cek background biar nggak kelihatan berantakan.
 Siapin alasan koneksi jelek (*"Waduh, angin lagi kencang nih!").

Lo pernah ngalamin kejadian aneh di Zoom juga? Share di komen ya!

#CERCU #ZoomChaos #WFHProblems #HumorKantor 😂💻


Nah, gimana? Relate kan dengan kejadian Zoom meeting absurd lo?
 Kalo ada cerita lucu lain, tulis di bawah! Jangan lupa share ke temen kantor biar pada ketawa bareng! 🚀



Comments

Popular posts from this blog

"Konspirasi Konyol: Kenapa Orang Tua Selalu Bisa Menemukan Barang yang Kita Hilangkan?

  "Konspirasi Konyol: Kenapa Orang Tua Selalu Bisa Menemukan Barang yang Kita Hilangkan?" Setting: Kamar seorang pemuda berantakan. Doni , mahasiswa malas, sedang mencari kunci motornya yang hilang. Ibunya, Bu Sri , berdiri di pintu dengan ekspresi tenang. Adegan 1: Barang Hilang, Panik Melanda ( Doni mengobrak-abrik seluruh kamar, celingak-celinguk ke bawah kasur, lemari, bahkan di dalam kulkas. ) Doni: (panik) "Astaga, kunci motor gue ke mana sih?! Udah gue cari di mana-mana!" Bu Sri: (sambil melipat tangan) "Udah dicari beneran belum? Jangan-jangan matanya aja yang nggak dipake." Doni: (kesal) "Iya, udah! Masa gue harus punya mata elang buat nemuin ini kunci?!" Bu Sri: (santai) "Sini, Ibu cariin." Adegan 2: Fenomena Orang Tua Detektor ( Bu Sri masuk ke kamar, membuka laci meja dengan tenang, lalu… mengambil kunci motor yang ada di sana. ) Bu Sri: (senyum kalem, sambil menunjukkan kunci) "Nih, ada di sini." ( Doni ...

Apakah Burung Merpati Adalah Robot Mata-Mata

  "Apakah Burung Merpati Adalah Robot Mata-Mata?" Setting: Sebuah warung kopi sederhana di pinggir jalan. Ujang dan Dodi , dua sahabat yang hobi teori konspirasi, sedang ngobrol serius sambil menyeruput kopi. Adegan 1: Teori Konspirasi Dimulai ( Ujang menatap burung merpati yang bertengger di atas kabel listrik. ) Ujang: (berbisik) "Dodi, lo sadar nggak? Itu burung merpati udah dari tadi di situ, nggak gerak-gerak." Dodi: (melirik santai, lalu ngunyah gorengan) "Terus kenapa?" Ujang: (mendekat, bisik-bisik dramatis) "Gue yakin, itu bukan burung biasa. Itu… robot mata-mata!" Dodi: (ketawa sambil hampir keselek gorengan) "Hah?! Lo becanda kan?" Ujang: (serius) "Serius! Lo pikir aja, pernah nggak lo liat anak burung merpati?" Dodi: (mikir keras, lalu kaget) "Eh, iya juga ya… Merpati mah tiba-tiba gede gitu aja!" Ujang: (mengangguk yakin) "Nah! Itu karena mereka bukan lahir dari telur… tapi pabrik! Me...

Panik di ATM

  "Panik di ATM" Setting: Sebuah ruangan ATM kecil di pinggir jalan. Pak Diran , pria paruh baya yang gagap teknologi, masuk ke dalam ATM dengan penuh percaya diri. Ia mengeluarkan kartu ATM dari dompetnya, bersiap untuk tarik tunai. Adegan 1: Transaksi Dimulai ( Pak Diran memasukkan kartu ATM ke mesin dan mulai menekan tombol dengan serius. ) Pak Diran: (mumbling sambil baca layar) "Pilih bahasa… Indonesia, jelas lah! Masukkan PIN… Oke, 1-2-3-4…" (melirik ke belakang dengan curiga, takut ada yang ngintip) ( Setelah memasukkan PIN, ia memilih jumlah uang yang ingin ditarik. ) Pak Diran: "Satu juta? Wah, kayaknya kebanyakan… Lima ratus ribu aja deh… Eh, tapi cukup nggak ya buat seminggu?" (mikir lama banget, sampai orang di belakang mulai gelisah) Orang di Belakang: (batuk pura-pura, kode biar cepet) "Ehem." Pak Diran: (panik sendiri) "Iya, iya, sebentar!" (akhirnya neken tombol ‘Tarik 500.000’) Adegan 2: Kartu Hilang?! ( Mesin be...